Tabu dan ‘Anu’ dalam Mendidik Seks

jual obat kuat pria

jual obat kuat pria

Pendidikan seks yang dilakukan orangtua di Jawa, tampaknya memang bersifat tradisional yaitu menggunakan larangan-larangan. Munculnya larangan agar anak laki-laki tidak berdekatan dengan perempuan  sebenarnya merupakan manifestasi pendidikan seks yang halus. Hal ini berarti bahwa pendidikan seks yang kearah biologis masih amat tabu bagi orang Jawa pedesaan. Yang unik, orangtua Jawa sering menuduh kepada anaknya apabila sampai terjadi kecelakaan hubungan seks. Apabila anaknya sampai hamil diluar nikah, ada yang sengaja di-jotak (diacuhkan/dijauhi) atau disuruh pergi. Hal ini menunjukkan bahwa peran orangtua lebih otoriter, tertutup, dan kurang mampu memberikan pendidikan seks kepada anaknya.

Baca juga: Jual Obat Perangsang Wanita

Continue reading “Tabu dan ‘Anu’ dalam Mendidik Seks”

Recent search terms:

Hegemoni Seks : Pemaksaan dan Kemesraan

jual obat perangsang wanita

jual obat perangsang wanita

Hegemoni amat kental dalam kehidupan seks para priyayi. Hegemoni akan membingkai keinginan seksual yang harus terlaksana. Biasanya, muncul kenikmatan sepihak, karena ada salah satu yang harus dipaksa. Memang, pemaksaan dalam seks sedikit ringan disbanding perkosaan. Pemaksaan masih menyimpan kemesraan seksual, sedangkan pemerkosaan sedikit bernada kekerasan. Pemaksaan hanyalah proses awal saja, jika kemudian yang dipaksa merasa mesra, akan terjadi hubungan intim pula. Sedangkan pemerkosaan tetap sulit menimbulkan rasa mesra, karena pihak lain akan menolak keras. Continue reading “Hegemoni Seks : Pemaksaan dan Kemesraan”

Recent search terms:

Guru Seks Sejati: Janur Mlengkung

obat herbal perangsang wanitaGuru Seks Sejati : Janur Mlengkung

Janur Mlengkung adalah idiomatic seksual Jawa yang khas. Idiom ini merujuk pada peristiwa besar bagi umat manusia Jawa yang sulit dilupakan, yaitu jenjang pernikahan. Pada saat itu, mempelai akan melewati  janur mlengkung yang digunakan sebagai tarub. Janur mlengkung adalah rerenggan taman ria manten (baca: pengantin-ed). Ini merupakan gambaran batas kewajaran seksual manusia. Orang Jawa dinyatakan bebas melakukan pengalaman batin lewat seks, setelah janur mlengkung. Continue reading “Guru Seks Sejati: Janur Mlengkung”

Recent search terms: